Hal-Hal yang Mendatangkan Rezeki dan Menambah Umur Menurut Kitab Ta'lim Muta'allim



Mengapa Kita Perlu Tahu Tentang Rezeki?

Sodiqi.com - Dalam kitab Ta'lim Muta'allim, salah satu kitab adab menuntut ilmu paling masyhur karangan Syekh Burhanuddin Az-Zarnuji, terdapat satu bab penting yang sering luput dari perhatian banyak orang: pembahasan tentang hal-hal yang mendatangkan rezeki, yang menghalanginya, yang menambah umur, dan yang menguranginya.

Sebagai penuntut ilmu, kita bukan hanya butuh semangat belajar. Kita juga membutuhkan tubuh yang sehat, umur yang berkah, dan rezeki yang cukup agar proses menuntut ilmu bisa berjalan dengan tenang dan maksimal. Itulah mengapa para ulama memasukkan pembahasan ini dalam panduan bagi para santri dan pelajar.

Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa. Dan tidak ada yang dapat menambah usia kecuali berbuat baik. Sesungguhnya seseorang bisa terhalang rezekinya karena dosa yang dikerjakannya." (HR. Ibnu Majah)

Hadis ini menjadi pondasi pembahasan dalam kitab Ta'lim Muta'allim. Ada dua kunci penting di sini: doa sebagai penolak takdir buruk, dan amal baik sebagai penambah usia. Sebaliknya, dosa (terutama dusta) dapat menjadi penyebab tertutupnya pintu rezeki.

1. Hal-Hal yang Mendatangkan Rezeki

Kitab Ta'lim Muta'allim menyebutkan berbagai amalan dan kebiasaan yang dapat membuka pintu rezeki berdasarkan hadis dan pendapat para ulama.

Amalan Ibadah Penarik Rezeki

  • Shalat dengan Khusyu' dan Memenuhi Semua Syaratnya
Shalat yang khusyu', lengkap rukun dan syaratnya, adalah sebab paling kuat untuk mendatangkan rezeki. Hasan bin Ali ra. menyatakan bahwa sebab paling kuat mendatangkan rezeki adalah salat dengan khusyu', memenuhi rukun-rukunnya, syarat-syaratnya, dan adabnya.

  • Shalat Dhuha
Shalat sunnah Dhuha disebutkan secara khusus sebagai amalan yang dapat menarik rezeki dan keberkahan di pagi hari.

  • Membaca Surat-surat Tertentu
Membaca surat Al-Waqiah pada waktu malam, surat Al-Mulk, Al-Muzammil, Al-Alam Nasyrah, dan surat Idsa Yaghsya dapat memudahkan datangnya rezeki.

  • Bersedekah
Rasulullah ﷺ bersabda: "Mohonlah kalian akan turunnya rezeki dengan bersedekah." Al-Bukur (bangun pagi yang diberkahi) juga menambah semua nikmat, khususnya rezeki.

  • Shalat Witir di Rumah
Melaksanakan shalat witir di rumah termasuk kebiasaan yang mendatangkan rezeki dan keberkahan.

  • Datang ke Masjid Sebelum Azan
Hadir di masjid lebih awal, menjaga wudhu, dan melakukan shalat sunnah fajar di rumah dapat melapangkan rezeki.

  • Akhlak dan Kebiasaan Baik Penarik Rezeki

  • Tulisan yang Indah, Wajah Ceria, dan Tutur Kata yang Baik
Memiliki tulisan yang bagus, wajah yang ceria, dan berbicara dengan baik kepada orang lain dapat mendatangkan rezeki.

  • Menyapu Halaman dan Mencuci Pakaian
Hasan bin Ali ra. berkata: "Menyapu halaman dan mencuci pakaian bisa mendatangkan rezeki."

  • Bangun Pagi-pagi
Bangun di awal waktu pagi hari adalah kebiasaan yang diberkahi dan menambah nikmat, terutama rezeki.

  • Mencuci Bejana Makan
Mencuci bejana seperti piring dan mangkuk setelah makan termasuk amalan yang mendatangkan rezeki menurut ulama.

Catatan Penting: Sebab paling kuat untuk mendatangkan rezeki menurut kitab ini adalah mendirikan shalat dengan benar — khusyu', memenuhi rukun, syarat, dan adabnya. Semua amalan lain bersifat pelengkap dan pendukung.{alertSuccess}


2. Hal-Hal yang Menghalangi Rezeki

Kitab Ta'lim Muta'allim juga secara gamblang menyebut hal-hal yang dapat menghambat atau memutus rezeki.

  • Berdusta / Berbohong
Dusta adalah dosa yang secara khusus disebutkan dalam hadis sebagai penyebab tertutupnya rezeki dan mendatangkan kemiskinan. Kitab ini menegaskan bahwa dusta dapat menyebabkan kefakiran.

  • Tidur Berlebihan (Terutama Pagi Hari)
Tidur pagi dapat menyebabkan miskin harta sekaligus miskin ilmu. Shalat subuh lalu langsung tidur lagi termasuk kebiasaan yang menghalangi rezeki.

  • Tidur dalam Keadaan Junub
Tidur tanpa mandi junub termasuk perilaku yang disebutkan menghalangi datangnya rezeki.

  • Membiarkan Sarang Laba-laba di Rumah
Membiarkan rumah kotor dan penuh sarang laba-laba disebutkan sebagai salah satu sebab kefakiran.

  • Kikir Sekaligus Boros
Bersikap terlalu kikir maupun berlebihan (boros), menunda urusan, dan meremehkan segala hal dapat menyebabkan kefakiran.

  • Meremehkan Shalat
Menyepelekan waktu shalat atau tidak mengerjakannya dengan sungguh-sungguh adalah sebab utama tertutupnya pintu keberkahan dan rezeki.

3. Kebiasaan Kecil Sehari-hari yang Menyebabkan Kefakiran

Para ulama menyebutkan sejumlah kebiasaan kecil yang terkesan sepele namun ternyata dapat mengundang kefakiran. Kitab Ta'lim Muta'allim merangkumnya sebagai peringatan:
  • Tergesa-gesa keluar dari masjid segera setelah shalat subuh
  • Terlambat pulang dari pasar
  • Tidak menutup wadah makanan
  • Memadamkan lampu (api) dengan cara ditiup
  • Mendoakan buruk kepada anak
  • Menyisir rambut dengan sisir yang retak
  • Menulis dengan pena yang diikat (rusak)
  • Mengenakan celana sambil berdiri
  • Kikir berlebihan atau boros berlebihan
  • Menunda dan meremehkan segala urusan
Penyair berkata: "Bangunlah di waktu malam agar kamu mendapat petunjuk yang benar. Betapa lamanya kamu tidur, sementara itu umurmu semakin habis."{alertSuccess}

4. Amalan dan Doa Penarik Rezeki

Kitab Ta'lim Muta'allim secara khusus menyebutkan wirid dan bacaan yang dianjurkan untuk menarik rezeki. Berikut rangkumannya:

Setelah terbit fajar hingga waktu shalat:

سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

(Subhanallaahil 'azhiim, subhaanallaahi wa bihamdihi, astaghfirullaaha wa atuubu ilaih)

100x pagi dan sore:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ

(Laa ilaaha illallaahul malikul haqqul mubiin)

33x setiap fajar dan setelah shalat:

الْحَمْدُ لِلهِ وَسُبْحَانَ اللهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

(Alhamdulillaahi wa subhaanallaahi wa laa ilaaha illallaah)

Perbanyak setiap hari:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

(Laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim)

70x setiap hari Jumat (sangat dianjurkan):

اَللّٰهُمَّ أَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

(Allaahumma aghnini bihalaalalika 'an haraamika wakfinii bifadlika 'amman siwaak)

Artinya: "Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal dari-Mu, jauhkan aku dari yang haram, dan cukupilah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

5. Yang Menambah dan Mengurangi Umur

Yang Menambah Keberkahan Umur

Berbuat Baik (Birr)
Hadis secara tegas menyatakan: "Tidak ada yang menambah usia kecuali berbuat baik." Ini adalah kunci utama umur panjang yang berkah.

Shalat Malam (Tahajjud)
Bangun malam untuk shalat tahajjud disebutkan sebagai amalan yang menambah keberkahan umur dan melapangkan kehidupan.

Banyak Berdoa
Doa adalah senjata orang mukmin untuk menolak keburukan dan mendatangkan kebaikan.

Yang Mengurangi Keberkahan Umur

Tidur Berlebihan
Tidur terlalu banyak mengurangi produktivitas dan keberkahan waktu. Waktu yang terbuang untuk tidur berlebihan adalah umur yang terbuang sia-sia.

Banyak Bicara Hal Tidak Berguna
Imam Bazrajamhar berkata: "Jika kamu melihat orang yang banyak bicara, ketahuilah bahwa dia adalah orang gila." Banyak bicara tanpa manfaat membuang waktu berharga.

Sibuk dengan Hal yang Tidak Berguna
Siapa yang sibuk mengerjakan sesuatu yang tidak berguna, maka dia kehilangan sesuatu yang berguna baginya.

Seorang Penyair berkata: "Berbicara itu laksana hiasan, sedangkan diam adalah keselamatan. Oleh karena itu jangan banyak bicara. Berbicaralah seperlunya. Kamu bisa menyesal satu kali karena diam, tetapi kamu bisa menyesal beberapa kali karena bicara."{alertSuccess}

Sayyidina Ali كرم الله وجهه berkata: "Bila sempurna akal seseorang, niscaya ia sedikit berbicara."

Kunci Rezeki dan Umur Berkah

Kitab Ta'lim Muta'allim mengajarkan bahwa rezeki dan umur bukanlah sesuatu yang sepenuhnya di luar kendali kita. Ada amal-amal yang bisa kita lakukan, kebiasaan yang bisa kita bangun, dan hal-hal yang perlu kita jauhi, semuanya dalam kerangka ketaatan kepada Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ.

Kunci utamanya sederhana: shalat yang khusyu', bersedekah, bangun pagi, menjaga lisan dari hal yang sia-sia, dan banyak berdoa, itulah jalan yang ditunjukkan para ulama untuk mendatangkan rezeki yang berkah dan umur yang panjang bermakna.

Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin.

Artikel ini disarikan dari Terjemah Ta'lim Muta'allim, kitab adab menuntut ilmu karangan Syekh Burhanuddin Az-Zarnuji, Penerbit Mutiara Ilmu.{alertInfo}
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama