A. ثلاثي المجرّد ( Fi’il dengan 3 huruf asli)
1. فَعَلَ – يَفْعُلُ
- Contoh : نَصَرَ – يَنْصُرُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat fathah pada fi’il madhi dan berharkat dhummah pada fi’il mudhari’.
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
2. فَعَلَ – يَفْعِلُ
- Contohnya : ضَرَبَ – يَضْرِبُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat fathah pada fi’il madhi dan berharkat kasrah pada fi’il mudhari’.
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
3. فَعَلَ – يَفْعَلُ
- Contohnya : فَتَحَ – يَفْتَحُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat fathah pada fi’il madhi dan mudhari’, dengan syarat huruf ‘ain atau lam fi’ilnya mengandung salah satu dari huruf halaq yaitu ( ح – خ – ع – غ – ه - ء ).
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
4. فَعِلَ – يَفْعَلُ
- Contohnya : عَلِمَ – يَعْلَمُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat kasrah pada fi’il madhi dan berharkat fathah pada fi’il mudhari’.
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
5. فَعُلَ – يَفْعُلُ
- Contohnya : حَسُنَ – يَحْسُنُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat dhummah pada fi’il madhi dan mudhari’.
- Fungsinya : Lazim.
6. فَعِلَ – يَفْعِلُ
- Contohnya : حَسِبَ – يَحْسِبُ
- Tandanya : Huruf ‘ain fi’ilnya berharkat kasrah pada fi’il madhi juga mudhari’.
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
Note :
- Kunci perubahan bentuk wazan saat ditasrifkan sekaligus yang membedakan antara suatu bentuk fi’il dengan fi’il lainnya terdapat pada huruf ‘ain pada rumus.
- Muta’addi adalah kata kerja dalam bahasa Arab yang membutuhkan kepada objek.
- Lazim adalah kata kerja dalam bahasa Arab yang tidak membutuhkan kepada objek.
B. ثُلَاثِي مَازِيْدَ بِحَرْفٍ وَاحِدٍ (fi’il 3 huruf + 1 huruf)
1. اَفْعَلَ – يُفْعِلُ – اِفْعَالًا
2. فَعَّلَ – يُفَعِّلُ – تَفْعِيْلًا
3. فَاعَلَ – يُفَاعِلُ – مُفَاعَلَةً
C. ثُلَاثِي مَازِيْدَ بِحَرْفيْنِ (Fi’il 3 huruf + 2 huruf)
- Contohnya : اَكْرَمَ – يُكْرِمُ – اِكْرَامًا
- Tandanya : Fi’il madhinya berjumlah 4 huruf setelah masuk huruf hamzah pada awal fi’ilnya.
- Fungsinya : Muta’addi, Lazim.
2. فَعَّلَ – يُفَعِّلُ – تَفْعِيْلًا
- Contohnya : فَرَّحَ – يُفَرِّحُ – تَفْرِيْحًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri dari 4 huruf setelah masuk huruf yang sejenis dengan ‘ain fi’ilnya diantara fa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Taktsir (Multiple).
3. فَاعَلَ – يُفَاعِلُ – مُفَاعَلَةً
- Contohnya : قَاتَلَ – يُقَاتِلُ – مُقَاتَلَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri dari 4 huruf setelah bertambah huruf alif diantara fa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Musyarakah (Timbal balik antara dua pelaku).
C. ثُلَاثِي مَازِيْدَ بِحَرْفيْنِ (Fi’il 3 huruf + 2 huruf)
1. إنْفَعَلَ – يَنْفَعِلُ – إنْفِعَالًا
- Contohnya : إِنْكَسَرَ – يَنْكَسِرُ – إِنْكِسَارًا
- Tandanya : Fi’il madhinya berjumlah 5 huruf setelah bertambah huruf hamzah dan nun di awalnya.
- Fungsinya : Muthowa’ah (Timbul pengaruh sesuatu yang berkorelasi dari fi’il muta’addi)
2. إِفْتَعَلَ – يَفْتَعِلُ – إِفْتِعَالًا
- Contohnya : إِجْتَمَعَ – يَجْتَمِعُ – إِجْتِمَاعًا
- Tandanya : Jumlah huruf pada fi’il madhi berjumlah 5 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal dan huruf ta’ diantara huruf fa’ fi’il dengan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Muthowa’ah
3. إِفْعَلَّ – يَفْعَلُّ – إفْعِلَالًا
- Contohnya : إِحْمَرَّ – يَحْمَرُّ – إِحْمِرَارً
- Tandanya : Jumlah huruf pada fi’il madhi berjumlah 5 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal dan huruf yang sejenis dengan huruf lam fi’ilnya dia akhir.
- Fungsinya : Mubalaghah Lazim, Warna, Cedera.
4. تَفَعَّلَ – يَتَفَعَّلُ – تَفَعُّلًا
- Contohnya : تَكَلَّمَ – يَتَكَلَّمُ – تَكَلُّمًا
- Tandanya : Jumlah huruf pada fi’il madhi berjumlah 5 huruf setelah bertambah huruf ta’ di awal dan huruf yang sejenis dengan huruf ‘ain fi’ilnya diantara huruf fa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Takalluf ( artinya hasil suatu tuntutan detelah sesuatu hal)
5. تَفَاعَلَ – يَتَفَاعَلُ – تَفَاعُلًا
- Contohnya : تَبَعَدَ – يَتَبَاعَدُ – تَبَاعُدًا
- Tandanya : Jumlah huruf pada fi’il madhi berjumlah 5 huruf setelah bertambah huruf ta’ di awal fi’il dan huruf alif diantara fa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Musyarakah ( Hubungan timbal balik diantara 2 orang atau lebih).
D. ثُلَاثِي مَازِيْدَ بِثَلَاثَةِ أَحْرُفٍ (Fi’il 3 huruf + 3 huruf)
1. إِسْتَفْعَلَ – يَسْتَفْعِلُ – إِسْتِفْعَالًا
2. إِفْعَوْعَلَ – يَفْعَوْعِلُ – إفْعيْعَلًا
3. إِفْعَوَّلَ – يَفْعَوِّلُ – إِفْعِوَّلًا
4. إِفْعَالَّ – يَفْعَالُّ – إِفْعِيْعَالًا
E. رُبَاعِيْ مُجَرَّد (Fi’il 4 Huruf)
- Contohnya : إِسْتَخْرَجَ – يَسْتَخْرِجُ – إِسْتِخْرَاجًا
- Tandanya : fi’il madhinya berjumlah 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah, siin, dan taa’ dia awal.
- Fungsinya : Ta’diyyah, Lazim.
2. إِفْعَوْعَلَ – يَفْعَوْعِلُ – إفْعيْعَلًا
- Contohnya : إِعْشَوْشَبَ – يَعْشَوْشِبُ – إعْشِيْشَابًا
- Tandanya : fi’il madhinya berjumlah 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal dan huruf lain yang sejenis dengan huruf ‘ain fi’ilnya serta bertambahnya huruf waw diantara ‘ain fi’il dan lam fi’ilnya.
- Fungsinya : Mubalagah lazim.
3. إِفْعَوَّلَ – يَفْعَوِّلُ – إِفْعِوَّلًا
- Contohnya : إِجْلَوَّذَ – يَجْلَوِّذُ – إِجلِوَّذًا
- Tandanya : fi’il madhinya berjumlah 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal, dan 2 huruf waw diantara ‘ain fi’il dan lam fi’il.
- Fungsinya : Mubalaghah lazim.
4. إِفْعَالَّ – يَفْعَالُّ – إِفْعِيْعَالًا
- Contohnya : إِحْماَرَّ – يَحْمَارُّ – إحْمِيْرَارًا
- Tandanya : Fi’il madhinya berjumlah 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal, dan huruf alif diantara huruf ‘ain dan lam fi’ilnya serta satu huruf lain yang serupa dengan huruf lam fi’ilnya.
- Fungsinya : Mubalaghah lazim.
E. رُبَاعِيْ مُجَرَّد (Fi’il 4 Huruf)
1. فَعْلَلَ – يُفَعْلِلُ – فَعْلَلَةً
F. مُلْحَقْ بِالرُّبَاعِيْ (sejenis dengan دَحْرَجَ)
- Contohnya : دَحْرَجَ – يُدَحْرِجُ – دَحْرَجَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli (tidak ada huruf tambahan)
- Fungsinya : Ta’diyyah, Lazim.
F. مُلْحَقْ بِالرُّبَاعِيْ (sejenis dengan دَحْرَجَ)
1. فَوْعَلَ – يُفَوْعِلُ – فَوْعَلَةً
- Contohnya : حَوْقَلَ – يُحَوْقِلُ – حَوْقَلَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli dengan bertambah huruf waw diantara faa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
2. فَيْعَلَ – يُفَيْعِلُ – فَيْعَلَةً
- Contohnya : بَيْطَرَ – يُبَيْطِرُ – بَيْطَرَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli dengan bertambah huruf yaa’ diantara faa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Ta’diyyah.
3. فَعْوَلَ – يُفَعْوِلُ – فَعْوَلَةً
- Contohnya : جَهْوَرَ – يُجَهْوِرُ – جَهْوَرَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli setelah bertambah huruf waw diantara ‘ain fi’il dan lam fi’il.
- Fungsinya : Ta’diyyah.
4. فَعْيَلَ – يُفَعْيِلُ – فَعْيَلَةً
- Contohnya : عَثْيَرَ – يُعَثْيِرُ – عَثْيَرَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli setelah bertambah huruf yaa diantara ‘ain fi’il dan lam fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
5. فَعْلَلَ – يُفَعْلِلُ – فَعْلَلَةً
- Contohnya : جَلْبَبَ – يُجَلْبِبُ – جَلْبَبَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli setelah bertambah satu huruf yang sejenis dengan huruf lam fi’il di akhirnya.
- Fungsinya : Ta’diyyah.
6. فَعْلَى – يُفَعْلِى – فَعْلَيَةً
- Contohnya : سَلْقَى – يُسَلْقِى – سَلْقَيَةً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 4 huruf asli setelah bertambah huruf yaa di akhirnya.
- Fungsinya : Lazim.
G. رُبَاعِيْ مَازيْدَ بِحَرْفٍ وَاحِدٍ (Fi’il 4 huruf + 1 Huruf)
1. تَفَعْلَلَ – يَتَفَعْلَلُ – تَفَعْلُلًا
H. رُبَاعِيْ مَازيْدَ بِحَرْفيْنِ (Fi’il 4 huruf + 2 huruf)
- Contohnya : تَدَحْرَجَ – يَتَدَحْرَجُ – تَدَحْرُجًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf dengan bertambah huruf taa’ di awal.
- Fungsinya : Muthowa’ah.
H. رُبَاعِيْ مَازيْدَ بِحَرْفيْنِ (Fi’il 4 huruf + 2 huruf)
1. إِفْعَنْلَلَ – يَفْعَنْلِلُ – إِفْعِنْلَالًا
2. إِفْعَلَلَّ – يَفْعَلِلُّ – إِفْعِلَّالًا
I. مُلْحَقْ تَدَحْرَجَ (Turunan تَدَحْرَجَ)
- Contohnya : إِخْرَنْجَمَ – يَخْرَنْجِمُ – إِخْرِنْجَامًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal dan huruf nun diantara huruf ‘ain fi’il dan huruf lam pertama.
- Fungsinya : Muthowa’ah.
2. إِفْعَلَلَّ – يَفْعَلِلُّ – إِفْعِلَّالًا
- Contohnya : إِقْشَعَرَّ – يَقْشَعِرُّ – إِقْشِعْرَارًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal dan huruf lain yang serupa dengan huruf lam fi’il yang kedua di akhir.
- Fungsinya : Mubalaghah lazim.
I. مُلْحَقْ تَدَحْرَجَ (Turunan تَدَحْرَجَ)
1. تَفَعْلَلَ – يَتَفَعْلَلُ – تَفَعْلُلًا
2. تَفَوْعَلَ – يَتَفَوْعَلُ – تَفَوْعُلًا
3. تَفَيْعَلَ – يَتَفَيْعَلُ – تَفَيْعُلًا
4. تَفَعْوَلَ – يَتَفَعْوَلُ – تَفَعْوُلًا
5. تَفَعْلَى – يَتَفَعْلَى – تَفَعْلِيًا
- Contohnya : تَجَلْبَبَ – يَتَجَلْبَبُ – تَجَلْبُبًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf setelah bertambah huruf taa’ di awalnya dan huruf lainnya yang sejenis dengan huruf laam fi’il di akhirnya.
- Fungsinya : Lazim.
2. تَفَوْعَلَ – يَتَفَوْعَلُ – تَفَوْعُلًا
- Contohnya : تَجَوْرَبَ – يَتَجَوْرَبُ – تَجَوْرُبًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf setelah bertambah huruf taa’ di awal dan huruf waw diantara faa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
3. تَفَيْعَلَ – يَتَفَيْعَلُ – تَفَيْعُلًا
- Contohnya : تَشَيْطَنَ – يَتَشَيْطَنُ – تَشَيْطُنًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf setelah bertambah huruf taa’ di awal dan huruf yaa’ diantara huruf faa’ fi’il dan ‘ain fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
4. تَفَعْوَلَ – يَتَفَعْوَلُ – تَفَعْوُلًا
- Contohnya : تَرَهْوَكَ – يَتَرَهْوَكُ - تَرَهْوُكً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf setelah bertambah huruf taa’ di awal dan huruf waw diantara huruf ‘ain fi’il dan huruf laam fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
5. تَفَعْلَى – يَتَفَعْلَى – تَفَعْلِيًا
- Contohnya : تَسَلْقَى – يَتَسَلْقَى – تَسَلْقِيًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 5 huruf setelah bertambah huruf taa’ di awal dan huruf yaa’ di akhir.
- Fungsinya : Lazim.
Dasar mulhaq yang 5 diatas adalah dengan bertambah huruf selain taa’. Mislakan تَجَلْبَبَ yang menjadi pembeda diantara yang lain adalh penambahan huruf baa’. Karena hakikat ilhaq berada pada huruf di tengah bukan di awal.
J. مُلْحَقْ إِحْرَنْجَمَ (Turunan dari wazan إِحْرَنْجَمَ)
J. مُلْحَقْ إِحْرَنْجَمَ (Turunan dari wazan إِحْرَنْجَمَ)
1. إِفْعَنْلَلَ – يَفْعَنْلِلُ – إِفْعِنْلَالًا
2. إِفْعَنْلَى – يَفْعَنْلِى – إِفْعِنْلَاءً
- Contohnya : إِقْعَنْسَسَ – يَقْعَنْسِسُ – إِقْعِنْسَاسًا
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal, dan huruf nun diantara huruf ‘ain fi’il dan laam fi’il, serta huruf lainnya yang sejenis dengan huruf laam fi’il di akhirnya.
- Fungsinya : Mubalaghah Lazim.
2. إِفْعَنْلَى – يَفْعَنْلِى – إِفْعِنْلَاءً
- Contohnya : إِسْلَنْقَى – يَشْلَنْقِى – إسْلِنْقَاءً
- Tandanya : Fi’il madhinya terdiri atas 6 huruf setelah bertambah huruf hamzah di awal, dan huruf nun diantara huruf ‘ain fi’il dan laam fi’il.
- Fungsinya : Lazim.
Tonton penjelasannya di kanal kami:
